Mempertimbangkan Kosmetik yang Baik

24 Dec 2016

Berikut ulasan dan petunjuk mempertimbangkan kosmetik yang baik dan aman bagi tubuh. Mau tahu? Ikuti ulasan Dr. Susie Rendra, Sp.KK* , berikut ini.

Kosmetik?? Rasanya semua orang pernah memakainya. Penggunaan kosmetik tidak bisa dilepaskan dari rutinitas sehari-hari. Potensi penjualan yang teramat besar menyebabkan berpuluh-puluh, bahkan beratus-ratus jenis dan merek kosmetik beredar, baik legal maupun ilegal. Kosmetik biasanya dijual secara bebas, sehingga membutuhkan kejelian konsumen saat membeli.

Kosmetik merupakan semua bahan yang dioleskan pada kulit, bertujuan membersihkan, mempercantik, memperwangi, meningkatkan daya tarik dan mengubah penampilan. Dahulu dianggap tidak ada penyerapan bahan kosmetik melalui kulit, namun anggapan ini salah. Penyerapan tetap terjadi, meski dalam jumlah kecil. Karena kosmetik digunakan jangka panjang, maka keamanan adalah syarat mutlak.
 
Kosmetik dikatakan aman bila tidak menimbulkan efek sistemik (misalnya gangguan hati atau ginjal, kanker kulit), tidak mengakibatkan iritasi berlebihan pada sebagian besar orang, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

Bahan kimia berbahaya yang tidak boleh terkandung dalam kosmetik:

• Logam berat, misalnya merkuri

• Zat korosif (terlalu asam atau terlalu basa) yang    merusak kulit

• Hidrokarbon polisiklik

• Zat karsinogenik (berpotensi menimbulkan kanker)

• Zat teratogenik (berpotensi menimbulkan kecacatan janin)

Pada praktiknya sangat sulit untuk memastikan tidak ada bahan berbahaya dalam kosmetik. Hampir mustahil ada produsen yang mencantumkan bahan berbahaya tersebut walaupun misalnya ada. 

Secara praktis, ikuti 4 langkah sederhana berikut:

1. Pastikan tercantum no registrasi POM/DepKes. Bila tak ada, mungkin kosmetik tersebut barang ilegal yang mungkin mengandung bahan kimia berbahaya. Sebelum memberikan no registrasi, POM/DepKes melakukan serangkaian pengkajian mendalam untuk menilai efektifitas dan keamanan.

2. Lihatlah apakah ada nama produsen. Hindari membeli kosmetik tanpa nama produsen, karena mungkin hasil produksinya tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

3. Luangkan waktu sejenak membaca kemasan. Pelajari tentang kandungan bahan-bahan, cara pemakaian, frekuensi pemakaian, area tubuh yang sebaiknya dihindari, lama pemakaian yang dianjurkan, dan batasan usia.

4. Lakukan pengujian pribadi terlebih dahulu untuk menghindari reaksi alergi/iritasi berlebihan. Oleskan sedikit bahan kosmetik pada kulit di belakang telinga selama 3-5 hari. Bila tidak terjadi reaksi alergi/iritasi, maka biasanya juga tidak akan terjadi reaksi pada wajah.

Selamat memilih kosmetik yang aman! 


TAGS Tips Memilih Kosmetik Kosmetik Berbahaya Kosmetik Aman


-

Author

Follow Me